Daerah

Kepala Pekon Banjar Negeri Diduga Tidak Transparan Dalam Pengunaan DD

KreatifNews.com, Tanggamus – Masyarakat pekon Banjar Negri kecamatan Gunung Alif kabupaten Tanggamus Lampung datangi jajaran BHP Badan Himpun Pemekonan dan jajaran pekon Banjar Negeri atas kekecewaan masyarakat dengan Chefri selaku kepala pekon saat ini.

Anto salah satu masyarakat pekon banjar negeri sangat kecewa atas tidak transparannya kepala pekon terkait anggaran dana desa yang sangat besar dari negara yang di kucurkan ke pekon banjar negri kecamatan gunung alif. Sabtu, (20/05/2023)

Menurut Anto selaku masyarakat sebagai contohnya pembangunan rabat beton di anggarkan tahun 2022 tapi dikerjakan pada tahun 2023, Bukan itu saja menurut masyarakat termasuk Badan pemekonan pekon (BHP) selaku pengawasan hanya tau jumlah anggarannya saja namun pembangunnya BHP hanya mengetahui saja dan langsung tanda tangan dan tidak tau persis dimana titik lokasinya, Maka masyarakat pekon Banjar Negeri melaporkan masalah ini ke ormas Posko perjuangan Rakyat (Dpc Pospera) Tanggamus.

Hasil komfirmasi dengan Herry angkasa selaku ketua dewan pimpinan cabang posko perjuangan rakyat kabupaten tanggamus melayangkan surat dengan kepala pekon banjar negri terkait keluhan masarakat nya.

Seandainya surat yang “kami layangkan tidak ada respons maka kami selaku ormas akan melaporkan hal ini dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat kabupaten Tanggamus mengapa menerima pelaporan SPJ pekon banjar negri tampa cek perkerjaan fisik tahun 2022 yang baru di kerjakan tahun 2023 tanpa terlebih dahulu fiktif apa tidak pekerjaan berdasarkan SPJ yang di laporkan ke inspektorat selaku pengawas dana desa”.

Karna menurut herry RAPBDES tahun 2022 nya tidak bisa di setujui untuk pencairan dan tahun berikutnya jika ada pekerjaan yang belum di lakasanakan tahun sebelumnya,Herry menduga Pendamping Desa dan inspektoratnya sudah masuk angain sehingga tutup mata terkait pengunaan anggaran dana desa diwilayah pekon Banjar negri. Sedangkan tim media ini karna berbagai kesibukan.

Maka pada jum’at 19 mei 2023 di konfirmasi di rumah kepala pekon yang di dampingi salah satu tokoh masyarakat pekon banjar negri mengatakan ANTO itu bapak saya dan saya skan menyambangi bapak saya itu. Ini hanya mis kominikasi ungkap Serfi selaku kepala pekon.

Anto mengatakan “kalau masalah ini tidak ada kesimpulan maka masyarakat akan melakukan musyawarah terkait BHP dan kepala pekon banjarnegri dan kami siap mengadukan kepala pekon Dan kami minta dampingan DPC POSPERA ungkap ANTO dengan nada kesal dan kecewa”. (Anhar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button