Aparat Pekon Kota Jawa Pertanyakan Siltap Tahun 2025, Kadis PMP: Konfirmasi Langsung Dengan Peratin
Kreatifnews.com, Pesisir Barat – Persoalan lama terulang lagi di Kabupaten pesisir barat. Meski sudah berganti tahun, perangkat desa atau pekon masih juga belum menerima gaji atau penghasilan tetap ( Siltap ).
Disebut-sebut ujung tombak pemerintah itu belum gajian. Gaji atau pengahasilan tetap ( Siltap ) Belum cair selama tujuh bulan mulai dari bulan September, Oktober, November, Desember tahun 20225 dan Januari Februari Maret tahun 2026.
“Iya benar, tujuh bulan perangkat desa atau pekon kota jawa kecamatan bengkunat kabupaten pesisir barat lampung belum gajian, bulan September, Oktober, November, Desember tahun 20225 dan Januari Februari Maret tahun 2026. Okelah kalau untuk yang tahun 2026 biarin aja dulu tapi yang tahun 2025 harusnya sudah terbayarkan karena sudah ganti tahun. Ungkap salah seorang perangkat desa atau pekon kota jawa yang enggan disebutkan namanya pada jum’at (10/04/2026) kepada media kreatifnews
Selain mengeluhkan gaji, perangkat desa atau perangkat pekon kota jawa berharap agar gaji atau pengahasilan tetap ( Siltap ) bisa segera di cairkan. Harapanya
Terpisah saat awak media mencoba konfirmasi Peratin Pekon Kota Jawa, Hendra melalui sambungan telephone WhatsApp hanya memanggil. Awak media juga mengirimkan pesan singkat WhatsApp untuk mempertanyakan sudah berapa bulan aparat pekon kota jawa belum gajian, terkirim namun tidak ada jawaban sampai berita ini diterbitkan. Senin, (13/04/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (Kadis PMP) Kabupaten Pesisir Barat Rochmad mengatakan pengahasilan tetap ( Siltap ) di aparatur pekon memang masih terhutang, untuk di tahun 2025 tinggal dua bulan lagi yaitu di bulan November dan Desember, kalau di tahun 2026 dari bulan Januari Sampai sekarang memang belum terbayarkan. Terangnya
Terkait pengahasilan tetap (Siltap) atau gaji aparat pekon di pekon kota jawa di tahun 2025 yang belum terbayar sejak bulan September, Oktober, November, Desember coba konfirmasi langsung dengan peratin (Kepala Desa) karena dia pengguna anggaran, kemana dua bulan itu. Ungkapnya (Rido)



