Alami Kram Saat Menyelam Malam Hari, Pemuda Pesisir Barat Meninggal Dunia

Kreatifnews.com, Pesisir Barat – Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang pemuda di Kabupaten Pesisir Barat. Yora Anta Wirya (26), warga Pekon Lemong, Kecamatan Lemong, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam di perairan Way Utong, Pekon Pardahaga, pada Jumat (3/7/2026) malam. Mendapat laporan darurat tersebut, jajaran Polsek Pesisir Utara Polres Pesisir Barat langsung bergerak cepat mengerahkan personel untuk memimpin proses pencarian bersama warga setempat.
Peristiwa bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Korban bersama dua rekannya, Doni Bonari (22) dan Hamdan (29), pergi ke perairan Way Utong untuk berenang dan menyelam. Mereka berenang menuju titik penyelaman yang berada sekitar 100 meter dari bibir pantai.
Nahas, saat melakukan penyelaman pertama, kaki korban tiba-tiba mengalami kram hebat. Korban yang panik langsung meminta tolong dan berpegangan pada tubuh Doni. Melihat situasi kritis tersebut, Hamdan segera berenang kembali ke daratan untuk mencari bantuan warga.
Doni berjuang sekuat tenaga menahan tubuh korban di permukaan air di tengah ombak laut. Namun, setelah 30 menit terombang-ambing, tenaga Doni habis. Korban akhirnya terlepas dan tenggelam ke dasar laut. Sebelum diselamatkan oleh perahu nelayan yang datang, Doni sempat menjatuhkan senter ke dasar laut sebagai penanda posisi terakhir korban.
Kapolsek Pesisir Utara, Iptu Imam Sanuwan, melalui Kanit Reskrim Ipda Siswadi Priyowinoto, S.H., M.H., langsung memimpin enam personel menuju TKP setelah menerima laporan warga. Tim kepolisian bersama penyelam tradisional langsung menyisir area di sekitar titik senter yang dijatuhkan saksi.
Sekitar pukul 22.30 WIB, korban berhasil ditemukan di dasar laut, hanya berjarak dua meter dari posisi senter penanda. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Lemong. Namun, pihak medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Dukacita Mendalam dan Imbauan Kepolisian
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir Utara, Iptu Imam Sanuwan, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi aksi tanggap warga dan nelayan yang membantu pencarian.
“Kami menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya. Sejak laporan diterima, personel kami langsung bergerak tanpa menunda waktu. Kami juga sangat berterima kasih atas sinergi luar biasa dari masyarakat dalam proses evakuasi ini,” ujar Iptu Imam Sanuwan.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Lemong pada Sabtu (4/7/2026) pagi.
Menyikapi kejadian ini, Polsek Pesisir Utara mengimbau keras kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di laut, terutama pada malam hari. Warga diminta selalu memperhatikan kondisi fisik, arus laut, dan faktor cuaca demi keselamatan.



