Wabup : Dapur MBG Harus Berdayakan UMKM dan Petani Lokal

Kreatifnews.com, Tanggamus – Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, meminta Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di kabupaten Tanggamus umumnya dan Kecamatan Gisting Khususnya untuk tidak menggunakan produk makanan olahan pabrikan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Agus bilang, program MBG diarahkan untuk memberdayakan usaha mikro dan kecil, perseroan perorangan, koperasi, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, hingga badan usaha milik desa (BUM Desa), sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi gizi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi rakyat.
Hal ini disampaikan Agus Suranto Saat Memberikan Paparan dalam Acara Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema Tata Kelola Sampah Secara Berkelanjutan di Aula Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting, Senin (15/12/2025)
“Ketentuan ini merujuk pada Pasal 38 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang menegaskan bahwa penyelenggaraan program tersebut harus mengutamakan pemanfaatan produk dalam negeri serta melibatkan pelaku usaha dan Petani lokal” ujarnya
Lebih Lanjut Agus Memaparkan Bahwa untuk Kecamatan Gisting Anggaran untuk 5 (lima) dapur MBG setiap Bulannya mencapai 5 (lima) Milyard, jadi jika dikalikan 12 (dua belas) bulan maka Putaran uang pada Dapur MBG pertahun mencapai 60 Milyard, dengan dana sebesar itu jika memberdayakan UMKM dan petani lokal maka roda perekonomian akan mensejahterakan UMKM dan petani Lokal, Jika Dapur MBG tidak Mengindahkannya maka kami tidak segan untuk Menindaknya” pungkasnya dengan nada Marah.
Seperti diketahui, Wakil Badan Gizi Nasional,Nanik Sudaryati Deyang menginstruksikan kepada seluruh Dapur MBG agar Bekerjasama dan Jemput Bola untuk memberdayakan UMKM Lokal dan Petani Lokal. (Budi)



