Topik Terkini

Agen Pupuk Subsidi disumber Alam Jual Lampaui Harga HET

Kreatifnews.com, Lampung Barat – Dengan dalih sewa gudang, jasa angkut ke kendaraan petani serta biaya operasional pengurusan berkas menjadi alasan yang tak masuk akal untuk menaikkan harga tebus pupuk bersubsidi yang dibebankan ke petani yang terdaftar di e-RDKK pada agen yang bertempatan dipekon Sumber Alam kecamatan air hitam kabupaten Lampung Barat, Senin 08 April 2024.

Untuk diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi ditahun 2024 masih sama dengan tahun 2023, yakni Rp. 2.300 per kilogram untuk Phonska.

Namun berbeda yang berlaku dilampung barat khususnya disalah satu agen resmi pupuk subsidi yang berada dipekon sumber alam saat kecamatan air hitam Lampung Barat saat mewawancarai Susanto (agen/kios) diketahui kios tersebut mematok harga pupuk bersubsidi melampaui dari harga eceran tertinggi yaitu Rp.3000 per kilogram atau 150.000 per 50 kilogram.

“kalau ngambil dikios sekitar Rp 300.000,-ribu perkwintal, karena itu kita biaya untuk administrasi, sewa gudang, dan kesana kesini” ujar Susanto.

Ditempat terpisah, Ayo (sapaan) selaku Penyuluh pertanian lapangan (PPL) Saat dikonfirmasi menerangkan dirinya sudah mensosialisasikan mengenai penyaluran pupuk bersubsidi serta harga HET kepada para agen/kios.

“PPL bersama kios, distributor, pupuk indonesia sudah mensosialisasikannya ke gapoktan, kelompok tani mengenai harga HET Rp.2.300 untuk phonska” terangnya.

ia menambahkan Pihak PPL akan melakukan pendekatan dan teguran lisan dahulu serta Pengawasan, monitoring dilakukan bukan hanya oleh ppl tapi termasuk, Polri, TNI, kejaksaan , distributor, pupuk indonesia, perdagangan.

Bagaimana tingkat pengawasan PPL serta instansi terkait kedepan terhadap mahalnya harga pupuk subsidi yang justru agen menjual melampaui dari HET yang telah ditentukan oleh Kementan.

Diketahui Pemerintah memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Pemberian pupuk bersubsidi ini haruslah memenuhi enam prinsip utama yang sudah dicanangkan atau disebut 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu.

Dalam hal ini, program pupuk subsidi agar dapat dirasakan manfaatnya bagi para petani dengan harga murah dan berkualitas namun berbeda dengan dilapangan maka Dalam waktu dekat tim akan melakukan sesi wawancara kepada dinas atau instansi terkait. (Tim/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button