Posko Marga Adat Buay Belunguh Habis Dilalap Sijago Merah
Kreatifnews.com, Tanggamus – Posko Adat Marga Buay Belunguh di Pekon Tanjung Anom kecamatan kota agung timur kabupaten Tanggamus Lampung habis di lalap si jago merah, kejadian pada minggu malam senin sekitar jam 00.30 Wib Dalam musibah kebakaran tidak korban jiwa. Senin, (11/12/2023).
Api cepat membesar karena posko adat marga belunguh berbahan atau bermaterial dari kayu. Saat kejadian kebakaran diposko hanya ada tiga orang yaitu Agus, Toni, dan Ismanto.
Dalam insiden kebakaran diposko marga buay belunguh yang bisa diselamatkan hanya sepeda motor dan pakaian, kalau untuk perabotan tidak ada yang bisa terselamatkan.
Tokoh Adat Marga Buay Beluguh Gelar Raja Batin Penyimbangan Putra, Arpan Aripin didampingi oleh Rohimi Basri, Anhar Laidi, dan Puluhan Marga Adat yang ada di Kota Agung Timur kabupaten Tanggamus Lampung mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kabaran diposko marga buay belinguh.
Gelar Raja Batin Penyimbangan Putra, Arpan Aripin Menggatakan kejadian kebakaran diposko marga buay belunguh sekitar jam 00.30 Wib. Dalam insiden kebakaran sepeda motor dan pakaian berhasil diselamatkan kalau prabotan (Alat-Alat Dapur) tidak bisa diselamatkan.
Sedangkan bagunan posko marga buay belunguh yang beralamat Pekon Tanjung Anom kecamatan kota agung timur kabupaten Tanggamus Lampung habis dilalap sijago merah dan sekarang kondisinya sudah rata dengan tanah.
Atas musibah yang menimpa posko marga buay belunguh menggalami kerugian dengan tafsiran lebih kurang mencapai hingga Rp 27.000.000,-.
“Sepeda motor, pakaian bisa diselamatkan sedangkan untuk prabotan dan bangunan Posko Marga Buay Belunguh habis dilalap sijago merah dengan tafsiran kerugian mencapai hingga Rp 27.000.000,-” Ungkap Arpan
Menggetahui adanya kebakaran diposko marga buay belunguh Jajaran polres tanggamus Iskandar kanit intelkam, Inafis dengan sigap dan tanggap mendatangi kelokasi kejadian.
Kapolres Tanggamus yang diwakili oleh Kanit dan Jajaran Inafis mengharapkan agar masyarakat adat marga buay belunguh jangan berprasangka tidak-tidak karena ini musibah dan jangan saling mengalahkan.
“Kami dari polres tanggamus tetap akan menulusuri masalah ini, dan masyarakat adat sudah melaporkan atas kejadian ini”. (Anhar)



